JADI SANTRI
Assalamualaikum
Aku nyampe di Pesantresn Sirna Miskin setelah menunggu
hampir 4 jam. Sebelumnya pengumuman keberangkatan ke asrama jam 14.00, tapi
diundur 15.30. kami (aku dan tiwi) yang dari jam 11 sudah duduk manis di masjid
berubah jadi wanita pengungsian yang jagain 2 koper, 2 tas, dan 2 ransel.
Perjalanan dari Uninus ke Pesantren sirna miskin dari segi
jarak lumayan dekat, kalo di jambi itu kira-kira kayak dari kuburan cino ke
unja, aku bisa tembus 15 menit dengan kecepatan 40-60 km/jam. Tapiiiii, disini
aku bisa tidur nyenyak dalam bis, ketika aku sadar belum nyampe juga. Bayangin
aja, jarak sedekat itu ditempuh dalam
waktu 1 jam karena macetnya, lampu lalu lintas tiap persimpangan, terus dijalan
harus sering ngalah dengan pengendara motor. alhasiiil lama.
Nyampe disini pesantren, kami tinggal bersama. 1 kamar 13
orang dengan beda-beda karakter. Ada yang dari semarang, tegal, tasikmalaya,
brebes, dan banyumas
Ini penampakan kamarnya.
ini pintunya
ini tempat tidurnyaini loker serbaguna
penampakan setelah diisi
ini si pembuat dilema wanita (timbangan)
mbak indess yang rajin sholat
ini tempat tidur exlusive
ini jemuran
Malam ini disambut dengan ayam, huuummmyyy. Aku suka
Makan pagi nasi goreng, telur ceplok, dan kerupuk, its nice
Naah kami juga bagi-bagi tugas
Ketua : kak Laila (semarang)
Bendahara : yesi (tasik)
Bagi-bagi kelompok juga buat piket penting karena kami
dianggap santri jadi ada kewajiban untuk cuci piring, beres-beres kamar mandi,
dan kebersihan sepanjang lantai 3 yang harus dijaga.
Kel 1:Kak laila, mbak zulfa, idam,teh kina
Kel 2 :mbak indes, mbak tita, teh nur, mbak isti
Kel 3 :tiwi, mbak kiki, teh yesi
Kel 4 : eka, mbak lina, mbak iva
Selain itu kami juga ada kewajiban santri lainya seperti
sholat fardhu dimesjid, mengaji, menghapal qur’an, baca buku dan menerjemahkan
bahasa inggris. Kelihatannya banyak yaaa, tapi aku yakin tuntutan ini akan
membuat pribadi yang menjalankannya menjadi lebih baik















Komentar
Posting Komentar