Saatnya berpisah



Capek seharian menikmati tegal, dari sedih-sedihan lihat banjir sampe senang-senang di pantai dan hutan mangrove. Kina saatnya kita harus berpisah. Mbak indes, yesi, nur, dan zakina pulang ke negara masing-masing yaitu, purwokerto, tasikmalaya, ciamis, dan garut. Sedangkan, aku dan tiwi memulai lagi perjalanan menyelusuri tanah jawa, (Aaaaassssiiikk).
Romobongan pulkam diantar oleh Iqbal sampe purwokerto dilanjutkan esok harinya dengan kereta. Aku dan tiwi yang masih duduk manis di rumah mbak isti selagi menunggu malam karena kereta kami berangkat jam 10.
Selepas isya, mbak isti masih sempat-sempatnya berbaik hati menuntun kami ke alun-alun kota tegal.


ini mesjid di laun-alunnya


Aku yakin mbak isti pasti capek, terimakasih mbak isti, selamat beristirahat :D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ESSAY SIKAP BELA NEGARA PADA GENERASI MUDA

Essay Kebutuhan Air

Essay Pudarnya Pesona Bahasa Indonesia di Kalangan Pemuda Indonesia