Yakin Cuma Mau Jadi Karyawan Seumur Hidup? – dr. Ronald leonardo
yakin Cuma mau jadi karyawan seumur hidup? – dr. Ronald
leonardo
Buku ini aku pinjam di perpustakaan SMAN17. Seperti perpustakaan
umumnya disekolah, buku pelajaran sangat mendominasi dan aku sangat pusing
melihat itu semua. Kutemukan buku ini di bagian pojok belakang bergabung dengan
buku novel yang hanya segelintir. Kasiannya
Oke, intisari dari buku ini adalah tip dan trik jadi pengusaha
Si penulis sebenarnya adalah seorang dokter, yang terjun di dunia
bisnis secara sengaja dan terencanakan dikarenakan orang tuanya mengalirkan
jiwa bisnis secara langsung. Dalam perjalanan hidupnya, dia mengalami jatuh
bangun seperti penipuan, kemalingan, kebangkrutan dll. Namun, dari itu semua
dia belajar.
Ketika menghadapi penipuan, dia belajar
1. legalkan setiap perjanjian anda
2. orang kaya menumpuk asetnya, salah satunya asset passive income.
Rumah bukanlah asset ketika belum menghasilkan uang untuk anda. Asset ini dapat berupa rumah
kost, hotel, dan area tambang batu
Orang kaya membeli barang mewah belakangan (bukan prioritas utama)
Perkecil pengeluaran
3. give more
Semakin banyak memberi semakin banyak pula menerima (sedekah)
Ketika menghadapi kemalingan. Hal ini berlangsung ketika dia lagi
PTT di pedalaman papua dan dia mulai untuk menjadi pemasok ikan segar dari laut
lalu menjual ke desa-desa yang dihuni banyak pandatang pedalaman. Usaha ini
jelas berhasil dan memberikan keuntungan yang yang mencapai lebih dari 400%.
Namun naasnya, kiosnya dibobol maling sehingga uang, kamera, dan barang-barang
dagangan lainnya ludes tanpa sisa. Dari hal ini dia belajar untuk
1. peluang ada dimana-mana, bahkan di hutan pedalaman papua
2. berani merantau, keluar dari zona nyaman
Tips keluar dari zona nyaman
a. kenali diri sendiri kemudian siapkan mental anda
b. bersikap realistis dna berlatih terus dengan sesuatu yang baru
c. rubahlah persepsi anda
ketakutan adalah sebuah pilihan
d. rubahlah pertanyaan/ pernyataan anda 4W-1H
Who = ada pembelikah nantinya? Menjadi siapa target market yang
saya kejar? Siapa saka yang terbantu dengan kehadiran toko/kios saya?
What= “gak usah stok barang banyak-banyak dulu, seadanya saja”
menjadi “ barang apa yang dibutuhkan masyarakat dan lebih cepat perputarannya?
When = “ kapan ya mulainya? Enaknya sih nanti saja deh setelah ada
modal” menjadi “jika bukan sekarang. Kapan lagi? Apa keuntungan dan kerugiannya
jika saya melakukannya sekarang?
Where = “ dimana mau mulai usaha? Sewanya mahal!” menjadi
“bagaimana cara memanfaatkan rumah yang ada untuk dijadikan usaha? Bagaimana
menggunakan kendaraan yang ada untuk operasional usaha?”
Why = “ mana mau mereka membeli dari saya?” menjadi “mengapa mereka
harus membeli dari saya? Nilai tambah apa yang bisa saya berikan sehingga
mereka membeli dari saya?”
How =” saya belum punya modal cukup untuk stok barang” menjadi “
bagaimana memperkecil risiko dengan modal seadanya?”
3. teruslah berlari karena di belakang ada anjing buas mengejar
anda
Selanjutnya dia bercerita mengenai tips dan trik bermain saham,
membuka apotek, membangun jaringan dengan orang lain
Buku ini bagus, sebagai referensi dalam memulai bisnis. Berbicara
bisnis, aku juga ada brand tersendiri “aroosa Mahar” menyediakan mahar kreasi
dan aneka hadiah pernikahan. Namun, udah 5 bulan vakum dikarenakan aku ikut
ppg. Insyaallah ketika pulang aku mau melanjutkan bisnis lagi, mengembangkannya
sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain.

Komentar
Posting Komentar