Postingan

Pencapaian 2018

Udah tahun baru, alhamdulilah masih diberi umur dan kesehatan oleh Allah menikmati kesempatan di 2019 ini. Berbicara tahun baru, pasti ada tahun lama dong yaaa, hmmm di 2018 alhamdulilah sebanyak-banyaknya pada Allah karena sudah beri kemudahan dalam mencapai beberapa keinginanku. 1. anggota keluarga masih lengkap 2. kesehatan 3. rezeki 4. foto box sekeluarga 5. foto keluarga distudio, hasilnya udah dipajang diruang tamu looh 6. lulus menghadapi berbagai ujian di PPG, PTK,  UTL, UKIN 7. Lulus UTN 8. nambah gelar, Eka Romiati, S.Pd., Gr 9. main di happy world 10. pantai pangandaran 11. menyelam 12. ikut lomba menulis 13. keliling jawa, jawa barat, jawa tengah, dan jawa timur 14. bromo 15. ketemu ustad hanan, 16. ketemu ustadzah hanin 17. ketemu ustad khalid 18. ketemu ustadzah nini  (istri aa gym) 19. bermalam di masjid darut tauhid 20. lihat kebun teh 21. main arum jeram 22. main paint ball 23. naik trans bandung (karena dijambi waktu itu belum ada tran...

Sakitnya Kak Amel

Ini liqo pertamaku sejak 10 bulan vakum Aaaah kangen Suasanannya Berisiknya Humornya Tapi sayangnya kami gak lengkap Ada yang sibuk ngurus debay Ada yang sibuk dengan kegiatannya Ada yang lagi sakit Ditengah-tengah kajian, kak virda mengabarkan bahwa kak amel sakit, mastitis. Kak amel baru saja melahirkan anak pertamanya tiga bulan yang lalu, ditengah-tengah kebahagiannya menjadi ibu, dia harus bertarung melawan sakitnya. Mastitis adalah infeksi yang disebabkan adanya sumbatan pada saluran susu hingga putting susu pun mengalami sumbatan. Secara naluriah, setiap ibu yang melahirkan menghasilkan hormon untuk memproduksi ASI, namun karena ada sumbatan akhirnya ASI tertahan dan membengkak. Kak virda menceritakan bahwa sakit mastitis lebih sakit dibandingkan melahirkan. Saat itu tangis kami pecah Kak virda mencoba untuk meminta izin menjenguk kak amel, namun kak amel menolak lantaran rumahnya sedang ramai Syafakillah kak Insyaallah kakak bisa sehat

Adu Hafalan

Magrib ini aku kembali ke masjid Kali ini, anak-anak lebih ramai dari biasanya Aku bukan guru ngaji Aku gak brani ngajar ngaji Bukan karena aku gak bisa Tapi aku sadar, aku masih banyak salah, dalam ucapan, Panjang pendeknya, penekanannya Aku masih salah dalam berbagai pengucapan alif, a, ha, kha, sad, to, za, zai, la, itu yang terdeteksi Aku gak mau ambil resiko dosa yang mengalir karena aku salah mengajarkan ☹ Setelah mereka mengaji dengan ulva Mereka mulai adu hafalan Masyaallah Ulva guru ngajinya udah hafal juz 30 dan nyaris juz 29 dengan baik Surat al-baqarah Surat ar-rahman Surat al-waqiah Hhhmmmm, kalo aku jadi cowok udah kulamar nih anak Kevin, kelas 2 smp Hapalannya juz 30, surah al-waqiah, surah ak-kahfi (beberapa ayat), al-mulk Calon hafizh Aku?? Hhmmm gak nambah-nambah Aku pernah mencoba masuk juz 29, tapi yuli bilang “perbaiki dulu cara bacanya   baru ngafal” Saran itu aku terima

Nikmat Allah

Hari ini aku bertubi-tubi diberi kenikmatan oleh Allah Kabar kelulusan, setelah hampir setahun berjuang Sorenya dikasih hadiah sama ibu Aaaaahhh ibu aku makin cintaaaa

Pengumuman UTN

Gambar
07.32. pak luki mengabarkan pengumumana hasil UTN setelah hampir sebulan kami tunggu. Kabar selanjutnya uninus lulus 83,33% Dag dig dug Aku coba menghitung berapa kemungkinan orang gak lulus, 3 orang Dag dig dug Sebelum membuka, aku sholat dhuha, minta doa ibu, dan zikir Dag dig dug Aku sempat salah masukin no. ujian, panik Dag dig dug Bismillah Alhamdulilah lulus

Tahsin part 2

Kami melanjutkan taawuz lagi Kali ini belajar sya, sa, ha dan kawankawannya “coba keluarkan suara bagai ular” instruksi guru “sssssyyyyyttttss” kompak “Sekarang tambah a dibelakangnya” tambahnya lagi “sssyyaaa” kompak “himinasyaito, ketika di ha, agak ditekan” ujarnya lagi “ha” “ha” “ha” “minasya, minasya, minasya” ucapnya “minasa, minasya, minnasya” kacau “minasya, sya nya dimonyongkan dikit bibirnya” tambahnya   “sya, sya, sya” kompak Azan berkumandang Kami kelar belajar taawuz, sesuai dengan kemampuan kami masing-masing karena cara manangkap dan mengaplikasikan ilmu nya kembali ke pribadi sendiri Pelajaran hari ini selesai

Tahsin

Magrib ini aku   mulai belajar tahsin Bareng anak-anak SD, SMP Malu? Gak lah Bagiku gak masalah belajar dengan siapa, yang penting aku dapat ilmunya Kami mulai dengan bacaan taawuz = aquzubillahhiminasyaitonirojim Kami di tes satu-satu Gak ada yang benar Mengucap alif yang disandingkan dengan ain rada susah peralihannya Ada penekanan ketika mengucap ain Gurunya mulai lagi A, I, u Kami ikuti, a, I, u a’ (huruf ain)   Mulai susah, gurunya mengajarkan ada penekanan di pangkal tenggorokan Anak-anak mulai mengluarakan suara sengau, semacam   nyempreng Lucu lihat ekspresi mereka Aku juga kesusahan Di tes sekali, salah “ditekan dek, ditekan” kata gurunya “ini udah ditekan” jawabku, sambil menyebut ain dengan kepala maju mundur “salah itu, buka mulutnya” Weleh weleh Pembelajaran berakhir ketika azan isya berkumandang Dan pelajaran kami hanya setengah dari taawuz